Ultimate Career Preparations

Persiapan-persiapan serius, brilian & cemerlang meniti karir dengan bayaran gaji tinggi dalam waktu yang relatif pendek, tanpa lama.

PNG - Hardcover Ultimate Magical Career 1 - Ultimate Career Preparations (640px Compressed)

Ultimate Magical Career (1)

Ultimate Career Preparations

“Before the Battle of the Fist Comes the Battle of the Mind”

SAYA INGAT betul, tatkala pertama kali masuk SMP, ketika pembagian rapor pasca ujian semester pertama, saya shock. Saya shock karena selama di SD meraih peringkat 1 (satu) sebanyak 8 kali hingga kelulusan, tahun pertama di SMP saya mendapatkan peringkat 4. Waktu itu SMP yang saya pilih adalah SMP Negeri elite & favorit di kota saya. Yang masuk ke SMP tersebut adalah anak-anak dari berbagai SD yang juga elite, alias IQ-nya di atas rata-rata anak-anak pada usia tersebut. Dan itulah hal yang luput saya perhitungkan. 

Para murid-murid cerdas dari berbagai SD terbaik tersebut, tidak hanya kemampuan kognitifnya yang kokoh, namun mereka juga mempertajam daya-pikir mereka dengan mengikuti les & bimbel terbaik, dari mentor-guru terbaik, dengan panduan buku-ajar terpilih & terbaik, serta tingkat kerajinan & kedisiplinan dari diri mereka sendiri yang luar-biasa. Itulah hal solid yang membuat mereka menjadi anak-anak terpilih yang masuk ke SMP saya ini dengan gemilang, dan di tahun pertama ujian semester, mereka menjadi The Indispensable, para murid terkuat yang kecerdasannya nyaris sama-rata.

Bayangkan saja, untuk peringkat 1 di kelas, ada 1 orang. Untuk peringkat 2 di kelas, ada 2 orang (peringkat 2.1, peringkat 2.2). Dan untuk peringkat 3 di kelas, ada 3 orang! (peringkat 3.1, peringkat 3.2, dan peringkat 3.3). Dan saya harus puas duduk di nangkring peringkat 4.1! (peringkat 4 pertama). Artinya, sebetulnya saya berhadapan dengan 5 orang, yang kemampuan akademiknya di atas saya, yang mana artinya, secara numerik, faktualnya saya berada di urutan ke-6, alias ranking saya aslinya ber-angka 6! 

Saya makin depresi.

Saya menyadari bahwa saya kalah resource pada waktu itu. Saya berasal dari SD yang terletak di pedesaan dekat persawahan. Saya juga bukan berasal dari keluarga berada sehingga tidak mampu mengambil bimbel prestisius seperti yang diambil rekan-rekan sekelas saya. Tidak mampu pula membeli kamus elektronik Indonesia-Inggris produksi Alfalink seperti yang dipakai teman-teman sekelas. Bahkan membeli kamus ukuran mini seharga Rp35.000 saja waktu itu saja saya harus menabung sampai hampir 5 bulan.

Saya akhirnya, literally, menarik diri dari persaingan. Saya tidak akan mampu bersaing secara imbang, saya pasti akan kalah lagi dan lagi. Terbukti selama di SMP tersebut, saya tidak pernah mampu menembus peringkat 3. Peringkat 3 saja sudah sulit saya raih, apalagi peringkat 1. Dan kecerdasan mereka benar-benar mengerikan.

Kabar baiknya, di tahun ketiga, setelah saya mengobservasi siapa murid bintang yang ditahbiskan sebagai juara umum sekolah, yang artinya dia berturut-turut mendapat peringkat 1 (satu) dari sejak kelas 1 hingga kelas 3 selama di SMP tersebut, saya ngobrol dengannya di suatu pagi pukul 10.

….“What makes you so strong! Anjrit parah lu. Ranking 1 berturut-turut sepanjang 3 tahun di SMP. Tell me your secret,” kata saya tanpa basa-basi, setelah saya dan dia cukup akrab setelah beberapa kali berinteraksi. Dan jawabannya, adalah hal yang membuat saya terkesiap, pucat-pasi, dan tercengang lama.

….“Gue sudah menguasai seluruh pelajaran SMP sejak SD, Prince”

Saya ingat betul, waktu itu dunia seolah menjadi sunyi. Dan hanya kesiur angin yang menampar diri, yang masih terpekur dan termenung lama.

***

TAHUN PERTAMA SMA. Ujian semester pertama.

Kelas mendadak riuh.

….“Buset! Prince lu serius udah beres lagi?! Ini ujian aja baru dimulai 20 menitan, lu udah selesai?!!”

***

TAHUN KEDUA SMA. Saya sering menghabiskan waktu tidur di perpustakaan, alih-alih di kelas yang membosankan. Perpustakaan adalah tempat favorit untuk rehat karena selalu tenang, sejuk, tentram, damai, dan jarang dikunjungi.

Tahun ketiga SMA, saya memutuskan untuk mengukir nama yang baik untuk yang terakhir kalinya di dunia akademik.

….“Enak ya jadi si Prince. Orang-orang pada sibuk belajar buat ujian, dia jelang ujian bisa santai baca komik Slam Dunk”

….“Dia kan Jimmy Neutron”

….“Psstt, Prince. Jawaban soal nomor 23, 24, 28, pliiihssss”

….“Buset baru aja 25 menit si Prince udah selesai aja ngerjain semua soal. Minggat lagi dia, nggak bantuin kita. Gimana caranya sih tuh, anak?”

….“Badung, hobi bolos, hobi tidur jam pelajaran, langganan masuk ruang konseling, masih aja dia bisa lempeng ngerjain soal”

Ketika pembagian rapor, saya baru saja masuk ke kelas tatkala pas nama saya disebut sebagai peraih peringkat pertama di kelas. Di lembar rapor tercatat angka ranking tersebut, angka 1.

***

TAHUN 2012.

….“Dalam hitungan kurang dari 24 jam, saya akan dikontak untuk interview,” ucap saya pada diri sendiri usai menyerahkan seberkas lamaran kerja ke sebuah perusahaan ritel terbesar di kota saya.

Sekira 14 jam kemudian. Saya mendapat SMS.

….“Yang terhormat Sdr. Prince, ditunggu kehadirannya untuk interview, siang ini”

Saya ditawari deal pekerjaan yang kerjanya paling ringan, hanya duduk di depan komputer, dengan salary (gaji) setara manajer yang sudah 5 tahun bekerja di perusahaan tersebut.

***

TAHUN 2014.

Saya mengirimkan lamaran kerja ke Jakarta.

….“Dalam hitungan menit, saya akan dikontak untuk interview,” desis saya dalam hati usai meng-klik Send via e-mail.

15 menit kemudian ketika saya beranjak pergi, HP bergetar, ada panggilan telfon masuk.

….“Kapan bisa ke Jakarta untuk interview?”

Berujung ke sebuah deal gaji UMP Jakarta, yang naik menjadi 2 kali UMP, kemudian 5 kali UMP, dan membuka berbagai jalan menuju karir lain dengan tawaran 18 kali UMP Jakarta waktu itu.

***

MAGICAL CAREER PREPARATIONS

Keajaiban Persiapan Karir.

Kita tentu pernah atau bahkan sering mendengar sebuah adagium, pepatah: gagal merencanakan, sama dengan merencanakan gagal. 

Semenjak kejadian yang membekas di tahun terakhir SMP, saya menjadi proponent (pendukung keras) bahwa segala peraihan terbaik, bahwa segala pencapaian gemilang, bahwa segala hasil akhir yang menawan, di samping didukung oleh kehendak langit (Allah Yang Maha Kuasa), upaya persiapan yang sempurna di pihak kita adalah sesuatu hal yang amat niscaya, alias suatu prasyarat mutlak, menuju segala kegemilangan paling puncak.

Tuturan rekan SMP saya yang menjadi juara umum sekolah yang meraih peringkat 1 berturut-turut selama 3 tahun SMP, bahwa dirinya sudah menguasai seluruh pelajaran SMP sejak dia masih di level SD, adalah sebuah manifestasi, gambaran, perwujudan, yang amat nyata, bagaimana persiapan yang ia ambil benar-benar out of the competition! Membuatnya berada di luar kompetisi, karena ancang-ancang yang dia ambil benar-benar jauh dibanding ribuan murid yang lain. Sehingga praktis, dia hadir tanpa rival, tanpa lawan yang sepadan.

Pola sukses seperti itulah yang saya adopsi dalam kehidupan akademik dan karir saya.

Fokus total di Preparations. Di level Persiapan.

  • Ketika orang-orang menargetkan nilai ujian 100, saya menarget angka nilai ujian 100.000.
  • Ketika orang-orang menargetkan menguasai pelajaran SMA ketika duduk di bangku SMA, saya di SMA sudah harus menguasai mata kuliah tingkat universitas.
  • Ketika orang-orang menarget gaji UMR, saya membidik 14 kali lipat gaji UMR.

Ketika goal dan level yang kita bidik benar-benar jauh ke depan, maka ancang-ancang persiapan sejak dini yang kita lakukan pun, menjadi tidak sembarangan.

Dan akhirnya… saya mendapatkan apa yang dijanjikan oleh Yang Maha Rahman… yang juga balasan ini diberikan-Nya kepada semua umat manusia di dunia…

theprince.co.id - Al-Qur'an Surah Al-Baqarah 286

For him is what he has earned, and on him what he has incurredbaginya, buah manis dari apa yang ia upayakan dengan benar, dan baginya pula, buah pahit dari apa yang tidak ia upayakan dengan benar” (Al-Qur’an surah al-Baqarah ayat 286)

Manual “Ultimate Magical Career Preparations” of Prince ini merinci sederet tahapan persiapan level tertinggi dalam konteks karir, yang tidak sekedar membidik peraihan pekerjaan, tapi juga membidik posisi pekerjaan yang nyaman, aman, sesuai keinginan, dan, yang paling penting, diri dibayar (digaji) mahal.

Berisi ancang-ancang tingkat tinggi seperti apa saja, yang akan membuat Anda lolos-mulus di level Application, Interview, hingga Daily Career, bahkan sampai ke level puncak: Career Escalations.

Pengetahuan & skill-keahlian yang didapatkan usai menguasai manual “Ultimate Magical Career Preparations”

  1. The Majority: T.A.R Method
  2. The Elites: R.G.S Method
  3. Only A.T.H.S
  4. A.S.T.C Before Hired
  5. Ready 1.000%

Get Mentorship